From Prada to Nada (2011)

wikipedia.org

Yang membuat saya tertarik menonton film ini adalah sinopsisnya yang mencantumkan versi Latin Sense of Sensibility. Setting modern, tentu. Sudah lama pula saya tidak menonton film berbau Latin yang pop, bahkan saya tidak tahu Camilla Belle begitu terkenal.

Saya menyukai film yang dibuat lebih ringan daripada aslinya ini. Bukan berarti saya tidak suka Sense versi Emma Thompson, dialog dan kosakata klasiknya sangat mengayakan wawasan. Tetapi di sini kisah cinta tidak kelewat bikin geregetan, misalnya Edward (di sini jadi Ferris, bukan Ferrar) masih dihadirkan semanis Hugh Grant tapi lebih tegas. Hubungan kedua gadis yatim piatu yang kemudian bertemu dengan kakak tiri mereka pun tidak sekaku SnS-nya Ang Lee, walaupun beberapa dialog dibuat amat patuh seperti soal pemandangan indah dari kamar Mary.

Nora, si sulung, tidak diceritakan ‘tanpa kegiatan’ dan semata hidup mengandalkan warisan (tentu saja, hari gini, memangnya bisa seperti itu?) melainkan bekerja di firma hukum. Keheranan orang-orang di lingkungan sekitar karena Nora dan Mary yang berdarah Mexico tidak bisa berbahasa Spanyol juga menarik.

Sementara itu, prince charming Mary yang penuh impian romantis (di sini versinya, manja dan meledak-ledak) adalah seorang dosen tampan. Kolonel Brandon digantikan seorang pria Latin bernama Bruno, yang diam-diam memperbaiki kaca spion mobil tua yang kemudian dikemudikan Mary. Menurut saya, perbuatannya romantis.

Publicités

6 thoughts on “From Prada to Nada (2011)

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s