Identity (2003)

Peringatan: mengandung spoiler.

wikipedia

Sepuluh orang asing terjebak di sebuah motel dalam badai. Ed Dakota,
seorang sopir limosin yang membawa penumpang seorang mantan aktris,
Caroline Suzanne. Timothy York, yang menyaksikan sendiri ibunya,
Alice, dihantam mobil ketika ayah tirinya, George, memperbaiki ban.
Ginny dan Lou, pasangan suami-istri yang baru menikah tapi terus
bertengkar. Rhodes, seorang polisi yang membawa tahanan berbahaya,
Robert Maine. Paris Nevada, seorang wanita penghibur yang hendak
pulang kampung. Motel itu sendiri dikelola oleh Larry Washington.

Satu persatu menemui ajalnya dengan mengenaskan. Di dekat setiap
mayat, terdapat nomor kamar yang menunjukkan urutan kematian. Caroline
dipenggal dalam mesin cuci. Lou tewas ketika Ginny mengurung diri di
sebuah ruangan. Maine dihantam pemukul baseball sampai tenggorokan.
Pemukul itu milik Larry, sehingga ia dicurigai Rhodes sebagai pelaku
pembunuhan lainnya. Apalagi di depan mereka, Larry menabrak George
dengan mobilnya hingga tak bernyawa lagi.

Ketegangan semakin mencekam ketika Alice, yang koma, menghembuskan
nafas terakhir. Ginny dan Timothy naik mobil lalu meledak tiba-tiba.
Larry dilepaskan, setelah mengaku bahwa ia bukan pemilik motel. Ia
terdampar di situ dalam keadaan bangkrut, sedangkan si pemilik sudah
tiada. Paris ketakutan mendapati bahwa Rhodes bukanlah polisi. Seperti
Maine, ia adalah tahanan yang membunuh petugas polisi dalam perjalanan
dan menyamar untuk melarikan diri.

Di tempat lain, terjadi persidangan larut malam. Seorang pengacara
tengah berupaya membuktikan bahwa kliennya yang akan dieksekusi mati,
Malcolm Rivers, mengidap kelainan jiwa. Ia menderita kepribadian ganda
akibat trauma berat di masa kanak-kanak sehingga tidak menyadari
perbuatan alternya yang melakukan pembunuhan empat tahun silam. Di
sinilah dua plot terangkai. Ed Dakota mendengar panggilan dokter jiwa
itu dan histeris melihat wajah Malcolm di cermin yang dihadapkan
padanya.

Ternyata kesepuluh orang di motel Larry, termasuk Larry sendiri,
adalah pecahan kepribadian Malcolm. Ini terungkap saat identitas semua
tamu menunjukkan hari lahir yang sama, 10 Mei. Nama mereka pun identik
dengan negara bagian di Amerika, seperti Ginny dari Virginia dan
Rhodes dari Rhodes Island. Dokter Mallick, terapis Malcolm, membimbing
pasiennya untuk mempertemukan para alter dengan risiko kekerasan.
Hanya satu yang boleh hidup, demi kesembuhan Malcolm di hari
mendatang.

Film menegangkan ini mengangkat tema favorit saya, kombinasi thriller
dan psikologi. Anda yang menyukai novel Tell Me Your Dreams-nya Sidney
Sheldon atau buku Sybil karya Flora Rheta Schreiber akan menyukai
Identity. Menurut saya, film yang plotnya mengadaptasi novel Agatha
Christie (And There Were None) ini termasuk kisah kepribadian ganda
paling memukau selain Hide and Seek yang dimainkan Robert de Niro.
Peralihan karakter Ed ke Malcolm dari dunia imajiner dan nyata membuat
mata enggan berkedip.

Satu-satunya kekurangan ialah tidak adanya penjelasan trauma yang
melatarbelakangi kelainan jiwa Malcolm. Tetapi keberadaan Timothy,
sebagai alter satu-satunya yang berkuasa, mendukung keterangan sang
dokter bahwa pukulan batin itu terjadi di masa kecil. Simak saja puisi
yang dibisikkan Malcolm, dari karya Hughes Mearns, yang merindingkan
bulu roma di bawah ini:

« As I was going up the stairs
I met a man who wasn’t there.
He wasn’t there again today
I wish, I wish he’d go away
 »

Skor: 5/5

Publicités

4 thoughts on “Identity (2003)

  1. Teh Rin,
    Aku dulu pernah bikin tugas movie review pake film ini, jadi aku sampe harus muter 5x supaya dapet detail tiap percakapannya.
    Memang benar trauma ini didapatkan dari masa kecil. Kalau mbak perhatiin di opening filmnya pas sang psikiater memeriksa file Malcolm, ada potongan surat kabar yg bilang kalau dulu di sebuah motel ada seorang anak kecil yang ditinggal sendiri di motel, ibunya yg kemungkinan seorang PSK pergi meninggalkannya sendiri. Itu adalah Malcolm kecil yg kemudian ditolong seorang polisi. Sepertinya itu yg menjadi trauma bagi Malcolm kecil. Oleh karena itu, latar sebagian besar ada di motel karena motel secara psikologis memiliki sejarah yang kuat. Mungkin itu juga kenapa ada dua polisi, Ed dan Rhodes (Ed mantan polisi). Kemudian ada Paris Nevada yg seorang PSK (representasi dari ibunya), etc. Jadi analisis aku (waktu itu) setiap karakter di pecahan kepribadian Malcolm adalah orang-orang yg berkontribusi membuatnya trauma.
    Ah tapi aku malah belum tahu kalau ternyata plotnya berasal dari sebuah novel.
    Hihi…
    BTW arti puisi itu apa ya teh?

  2. aq kq malah belum mudeng setelah nonton pilem itu, kejadian pembunuhan itu memang bener2 terjadi apa cuma halusinasi dari malcolm? hubungannya apa antara Malcolm, timmy, dan ed?

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s