Before I Go to Sleep

Penulis: S.J. Watson

Penerbit: Harper, 2011 (hardcover)

Tebal: 368 halaman

Sumber gambar

Tema amnesia, short time memory, selective memory dan sebangsanya merupakan salah satu yang paling mengundang perhatian saya. Teori medis mengenai hal ini selalu berubah, premis bahwa ‘kepikunan’ berbanding lurus dengan usia tidak lagi berlaku. Dalam banyak buku dan film, konon amnesia akibat kecelakaan dapat pulih dengan benturan juga. Novel ini khusus menyoroti amnesia, salah satu spektrum masalah gangguan ingatan.

Dilihat dari covernya, sudah tertebak bahwa karakter utama karya perdana S.J. Watson ini seorang wanita. Menurut sang pengarang dalam wawancara di situs resminya, ia tidak merencanakan itu. Ilham akan kehadiran Christine muncul begitu saja.

Dahulu, saya pernah dengar bahwa penulis pemula ‘divonis’ mengutarakan kisahnya dengan sudut pandang orang pertama. Saya tidak setuju dan jujur, tidak terlalu peduli akan teori ketika membaca novel ini. Suatu indikator baik, sehingga saya bisa melebur total sebagai penikmat dan tidak terbelenggu jiwa usil editor yang tahu sedikit ihwal seluk-beluk penulisan fiksi.

Tentu menggedor keingintahuan sekaligus ngeri, apabila ingatan hanya berumur satu hari. Setiap kali Christine bangun, ia tak ingat siapa dirinya. Bayangan di cermin dan perasaan akan kondisi fisiknya sangat berbeda. Lebih parah lagi, ia merasa asing dengan lelaki yang seatap dengannya. Sang suami yang amat mencintai dan mengaku merawatnya.

Teka-teki yang terus mengganggu itu berusaha dipecahkan Christine bersama sang psikiater melalui buku harian. Di sinilah mencuat perlunya mencatat segala sesuatu, sekaligus menghadirkan nuansa misteri dan thriller mencekam. Ketika ingatan buram nyaris total, entah siapa yang harus kita percaya dan apa sebabnya.

Kadang Christine terkesan bermonolog dan mondar-mandir, namun perangkap keresahan yang melanda saya adalah perwakilan isi hati wanita itu sendiri. Ia seorang penulis, ia pernah punya anak, ia punya suami yang menyayangi, tapi masih saja tak ingat apa pun. Namun bukan thriller namanya bila tidak menyimpan kejutan.

Kabarnya, sudah ada produser yang melirik Before I Go to Sleep dan skenarionya tengah ditulis.

Skor: 4/5

Publicités

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s