[Kutipan] Hubbu

‘Ayahku, benarkah kasih harus disemai dengan airmata, agar tumbuh
menjadi jiwa-jiwa penuh nyawa. Benarkah cinta harus diuji dengan duka
lara, agar kita tahu ujung sebuah setia. Benarkah ada rahasia dari
tata indera untuk menguak renik perasaan, sehingga kita tak bisa
berbuat apa-apa tanpa mengenal inti segalanya. Benarkah ada jalan yang
harus dilewati dalam kabut dan ketakpastian wujud untuk sebuah impian,
untuk sebuah harapan, agar tujuan menjadi demikian menjanjikan sebuah
pertemuan yang menggembirakan.’

(Hubbu – Mashuri, halaman 4-5)

Publicités

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s