The Dark Half

Penulis: Stephen King
Penerbit: Signet, USA, 1990
Tebal: 468 halaman

Dalam setiap diri manusia terdapat sisi baik dan buruk. Ide dasar itu
dikembangkan oleh maestro horor Stephen King secara cerdik, dipadukan
dengan dunia kepenulisan dan misteri penuh fantasi dalam novelnya yang
telah diangkat ke layar perak ini.

The Dark Half adalah tumor yang diangkat dari kepala Thad Beaumont,
seorang bocah lelaki berumur 11 tahun, dan membuatnya kesakitan bukan
kepalang. Benda yang diindikasi sebagai tumor itu sebenarnya adalah
kembaran Thad sendiri, yang tersedot sampai mati ketika mereka berdua
masih berada dalam kandungan.

Setelah operasi, Thad menjalani hidup normal dan mengarungi karir
sebagai dosen sekaligus penulis novel. Kemampuan menulisnya sudah
terlihat sejak kecil. Sakit kepalanya tak pernah muncul, namun
peristiwa ganjil terjadi ketika Thad melakukan wawancara dengan sebuah
media cetak ternama. Dalam artikel yang dilengkapi foto itu, sang
penulis mengakui jati diri seorang pengarang lain yakni George Stark
sebagai nama penanya dan mengumumkan bahwa Stark telah mati.

Satu per satu orang yang terkait dengan penulisan artikel itu tewas
mengenaskan. Thad menjadi tersangka karena bukti-bukti penyelidikan
menunjukkan bahwa sidik jari si pembunuh adalah miliknya. Setelah
berbincang dengan Liz, istri Thad, Sheriff Alan Pangborn melunak dan
mengungkap fakta aneh lain yang selama ini dirahasiakan pasangan
tersebut dari masyarakat luas.

Meskipun sakit kepalanya tak lagi menyerang, Thad masih sering
mendengar suara burung gereja pada saat-saat tertentu. Ia mengalami
trance dan tidak mengenali diri sendiri, seringkali kala sedang
menulis. Itulah sebabnya ia dan Stark menghasilkan karya yang sama
sekali berbeda. Thad dihantui kecemasan dan kengerian tatkala
tangannya menuliskan kata-kata petunjuk yang dapat dikaitkan dengan
korban-korban pembunuhan Stark.

Dengan bantuan Sheriff Pangborn, Thad dapat mencegah bahaya yang
mengintai beberapa kenalannya. Namun George Stark tidak tinggal diam
dan justru mendatangi keluarga Thad: Liz, yang dipanggilnya Beth,
serta anak kembar mereka yang masih bayi, William dan Wendy.

Stephen King memperlihatkan bahwa gagasan tak perlu jauh-jauh dicari.
Ia sendiri beberapa kali menulis dengan nama Richard Bachman. Bahkan
di halaman pembuka novel ini, tertera ucapan terima kasih kepada ‘sang
penulis’. Alasan yang mendorong Stark menjadi monster sadis dan
membayangi kehidupan Thad setelah operasi merupakan ide cemerlang.
Untuk mendukung kenyataan bahwa dirinya merupakan saudara kembar sang
novelis, Stark dikisahkan mengetahui kematian bayi kembar Thad-Liz
(kakak William dan Wendy) dan disukai oleh kedua anak itu yang
kemungkinan besar mengira ia adalah ayah mereka.

Alur yang tidak terlampau cepat di beberapa bagian tidak mengusik
kenikmatan membaca novel ini, bahkan memperkuat suasana tegangnya. Hal
ini diperlukan untuk menjelaskan sejumlah hal, seperti informasi
dokter yang mengoperasi Stark dan Thad serta yang sangat memukau bagi
saya: kedudukan burung gereja dalam cerita rakyat Amerika.

Gaya bertutur dan struktur penulisan The Dark Half mirip sekali dengan
Rose Madder. Ciri khas yang bukan semata kesamaan, bahkan memberi
warna tersendiri nan istimewa tatkala Thad dengan sendirinya berdialog
perihal misteri kembarannya yang berdarah dingin itu melalui tulisan
dan suara gaib di kepalanya.

Di akhir novel, terdapat excerpt novel King yang lain: Gerald’s Game.
Sebuah sajian yang padat dan benar-benar memuaskan.

Skor: 4,5

Publicités

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s