Please Give (2010)

Poster: flixster

Ambisi Kate (Catherine Keener) adalah menyelamatkan dunia. Dia iba pada tunawisma, ingin membantu banyak orang yang papa, memikirkan banyak hal sehingga memengaruhi hubungan dengan suaminya, Alex (Oliver Platt). Lelaki itu menunjukkan indikasi perubahan, agak sinis ketika bergurau, gemar nonton televisi di kamar padahal dulunya suka membaca majalah. Kate juga mengalami masa-masa sulit dengan putri semata wayangnya, Abby, yang berusia 15 tahun. Untuk kesekian kalinya, film ini menunjukkan tahap rawan para remaja. Hal-hal yang sepele di mata orang dewasa adalah krusial bagi mereka, dan kendati mudah berkonflik dengan orangtua, mereka lebih cepat adaptif dengan orang luar.

Di lain pihak, Kate mudah termakan rasa bersalah. Sebagai pedagang barang antik, ia kerap berburu perabotan yang biasanya diperoleh dari keluarga para sepuh yang sudah wafat. Ada yang tidak menduga bisa memperoleh uang dari barang yang mereka anggap tidak berguna sama sekali. Hati sosial Kate bertabrakan dengan keharusan bersikap sebagai pebisnis. Sementara persoalannya dengan Abby masih bergulir, dirangkai dengan amat baik melalui satu hal: membeli jeans yang diinginkan gadis remaja itu.

Salah satu sumber barang dagangan Kate-Alex, yang juga tetangga dan mereka beli apartemennya adalah Andra, wanita berusia 90 tahun. Andra yang dirawat kedua cucunya, terutama Rebecca itu, terbilang sinis dan getir. Menurut Alex, hanya blakblakan. Saya belajar banyak sekali dari Rebecca yang sabar (« kebetulan » radiolog yang menangani mammogram, bertolak belakang dengan Mary yang bekerja di spa dan kelewat memperhatikan penampilan bahkan kejam pada neneknya). Rebecca mengakui bahwa menghadapi Andra tidak gampang, tapi ia tidak menyerah dan tetap menyayangi wanita itu. Sebaliknya, Andra juga tidak kalah gamblang terhadap Mary.

« When my knees are getting better… »

« It’s because you’re old. Your kness aren’t getting better. »

« Yes, » tantang Andra.

Mary menimpali lagi, « Your eyes aren’t gonna get better. »

« Yes. »

Kembali pada Kate, pesan yang saya tangkap adalah gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak. Sebelum menyelamatkan dunia, yang begitu besar dan seakan tak ada habisnya, selamatkan dulu dunia paling dekat: keluarga. Pasangan dan anak kita.

Skor: 5/5

Publicités

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s