Membandingkan Dokumen

Awalnya dari keruwetan Track Changes yang saya timbulkan sendiri. Ketika menyusun catatan masukan untuk penerjemah, saya buka file hasil edit dengan tampilan Final. Di sana sudah bersih, tentu, tinggal saya copas selaku hasil untuk perbandingan. Tapi ketika mengklik View Original dan copas kalimat asli (hasil terjemahan sebelum diedit), yang muncul di catatan tetap kalimat akhir hasil koreksi tadi.

Bolak-balik dengan berbagai saran, ternyata itu gara-gara saya timpa mengedit di naskahnya. Biasanya setelah pecah bab, saya save as « judul buku_edited ». Begitulah, malas pangkal repot. Syukurlah naskah utuhnya masih ada, utuh dalam arti belum dibagi per bab dengan total sekitar 500 halaman.

Nurcha menyarankan saya memakai fitur Compare Document. Samar-samar saya pernah dengar, kemudian baca-baca di Menu Help Word. Simpel saja langkahnya. Di Word 2003 yang saya gunakan, buka dua file (asli dan editan). Kemudian arahkan kursor ke Window di jejeran toolbar paling atas, klik Compare Documents Side by Side With…

Selesai? Ya, ada risikonya tentu. Klak-klik harus bergantian. Bila sedang klik dokumen yang kiri kemudian scroll down, yang sebelahnya ikut bergulir. Tapi bagaimanapun, ini pengetahuan baru yang berguna. Lebih nyaman lagi dengan layar yang lebar tentu:)

Publicités

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s