Being Flynn (2012)

Robert de Niro menjadi ayah dan anaknya sudah dewasa. Ini kali kedua bagi saya setelah Everybody’s Fine.

Siapakah Flynn? Jonathan Flynn, nama lengkapnya, mengaku sebagai penulis hebat. Dia memang menulis terus, namun tidak pernah selesai sejak anaknya lahir, dia keluar-masuk penjara, kemudian sang anak menjadi dewasa dan Jonathan masih menyetir taksi. Dalam surat-suratnya, Jonathan terus mengulang kebersikukuhan itu.

America has produced only three classic writers – Mark Twain, J.D. Salinger and me. I’m Jonathan Flynn. Everything I write is a masterpiece. And soon, very soon, I shall be known.

Hidup putra semata wayangnya, Nick (Paul Dano), baik-baik saja sebelum bertemu sang ayah. Perjumpaan mereka, yang disajikan dengan sangat tidak membosankan, mengguncang Nick. Jonathan menelepon karena harus pindah apartemen dan membutuhkan bantuan mengangkut barang. Pria itu sangat getir, rasis, antigay, padahal teman serumah Nick justru tipe yang sering jadi sasaran kecaman ayahnya.

My father is an invisible man, in an invisible room, in the invisible city.

Kesulitan Nick semakin besar kala Jonathan yang kehilangan pekerjaan menjadi pengunjung tetap rumah singgah tunawisma tempatnya bekerja. Nick menyukai pekerjaan barunya, mencoba membenahi hidup, namun rekan-rekannya tahu siapa Jonathan. Hubungan kedua pria ini masih rapuh dan membutuhkan penyesuaian. Tidak mudah bagi Nick menguak kenangan pahit bahwa ibunya (Julianne Moore) bunuh diri. Ini salah satu adegan yang meremukkan hati saya.

There exists a striking association between creativity and manic depression. The only important thing, though, is to simply do the work.

Tapi haruskah kita mengingkari orangtua, siapa pun dan seburuk apa pun dia? Haruskah kita memperbaikinya? Haruskah kita menampik kemungkinan sifat buruknya menular dalam kebiasaan dan kepribadian sendiri? Bagaimana caranya? Stres, rasa takut, dan amarah Nick mendominasi plot, menumbuhkan simpati dan perenungan dalam topik yang paling saya minati: hubungan ayah-anak, terutama ayah dan anak lelakinya yang ditengarai tidak dekat. Ada pameo bahwa para ayah lebih akrab dengan anak perempuan mereka.

Dari sini saya belajar tentang penerimaan anak terhadap orangtua. Berusaha sabar ketika dia mengulang-ulang perkataan, misalnya. Menyatakan kebanggaan seperti Jonathan yang kurang-lebih berkata bahwa bakat menulis Nick menurun darinya. Para ayah pun menganakkecilkan putranya kendati telah dewasa, sehingga Nick masih dipanggil Nicky Nu-nu.

Ini bukan hanya bahan pembelajaran bagi anak, tetapi juga orangtua. Hubungan berkembang dan berubah seiring usia bertambah, konfliknya pun berbeda karena anak sudah lebih « setara » dalam arti bisa berpikir, punya pendapat, dan tidak mau diatur-atur lagi. Gaya komunikasi berubah pula, ada harga diri dibawa-bawa.

I made you, but you’re not me.

Film berdasarkan kisah nyata yang mengharukan, akting dua pemain hebat dengan penjiwaan jempolan, dan sangat membekas di hati saya.

Skor: 4,5/5

Sumber poster: flixster

Publicités

2 thoughts on “Being Flynn (2012)

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s