Tongue Twister

Definisi menurut TFD:

A word or group of words difficult to articulate rapidly, usually because of a succession of similar consonantal sounds, as in Shall she sell seashells?

Saya sendiri baru paham padanannya « pembelit lidah » karena postingan Lulu. Selama ini saya menganggap segala ulang-alik kata « pun » atau « wordplay ».

Ada yang berupa puisi seperti di bawah ini, ada yang pendek:

Mr. See owned a saw.
And Mr. Soar owned a seesaw.
Now, See’s saw sawed Soar’s seesaw
Before Soar saw See,
Which made Soar sore.
Had Soar seen See’s saw
Before See sawed Soar’s seesaw,
See’s saw would not have sawed
Soar’s seesaw.
So See’s saw sawed Soar’s seesaw.
But it was sad to see Soar so sore
just because See’s saw sawed
Soar’s seesaw.

Sumber: fun-with-words.com

If a noisy noise annoys an onion, an annoying noisy noise annoys an onion more!

Sumber: factmonster.com

Pembelit lidah ini dikreasikan dalam banyak bahasa, tentu saja bahasa Prancisnya pun ada dan disebut virelangue. Salah satu contohnya:

Il était une fois, un homme de foi qui vendait du foie dans la ville de Foix. Il dit ma foi, c’est la dernière fois que je vends du foie dans la ville de Foix.

Foix est une ville dans le Pyrénées

Sumber: uebersetzung

Manfaat pembelit lidah ini antara lain melatih pengucapan, mungkin sekaligus ingatan, seperti permainan masa kecil dalam bahasa Indonesia « satu sate tujuh tusuk. »

Ihwal penerjemahannya, saya cenderung agak bebas meski berusaha tidak terlalu « berkhianat » dengan mengambil salah satu kata dari teks asli.

Catatan: Ini hanya iseng-iseng spontan karena teksnya berdiri sendiri, lain bila ada konteks khusus dalam satu naskah utuh.

Dans ta tente ta tante t’attend.

Di tenda orang telaten menunda-nunda.

Douze douches douces.

Dua belas gelas jadi jelas.

Un chasseur sachant chasser doit savoir chasser sans son chien. (sumber)

Pemburu terburu-buru tapi jangan keliru bertemu katak puru jadi seteru peluru.

 

Bahasa Indonesianya? Ada dong, di sini. Memang sulit menyusun pembelit lidah yang berbentuk kalimat. Berikut sedikit yang saya tulis tanpa menengok kamus rima.

  • Cicak mengacak-acak lalu berdecak menyisakan bercak-bercak.
  • Saya mandi jebar-jebur ingin lekas kabur sebelum ketahuan makan bubur lalu disembur.
  • Kembang mengambang sebagai perlambang di ambang pintu.
  • Orangnya sendu, suka mengadu, memakai topi beledu.
  • Si kurus bicara keras-keras tentang keris dan batu karas.
  • Kucing kencing bau pesing bikin saya pusing tujuh keliling.
  • Piring kering di depan makhluk bertaring yang sedang melengking, warnanya putih seperti paras yang letih.

Kapan-kapan saya coba tulis dengan merujuk kamus rima, semoga bisa menghasilkan kalimat yang lebih baik.

Publicités

2 thoughts on “Tongue Twister

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s