Dunia Hanya Selebar Facebook

Alkisah, suatu waktu, seorang penerjemah membaca status kontak FB-nya yang berprofesi editor. Kontak ini mencak-mencak atas terjemahan keliru yang dia hadapi berikut beberapa petikan kalimat. Karena merasa familier dengan teks aslinya, sang penerjemah mengecek naskah di komputer. Ternyata lain. Terlupakanlah temuan itu hingga beberapa bulan kemudian…

… penerjemah tadi memperoleh bukti terbit hasil karyanya. Di halaman hak cipta, terpampang nama editor yang menggerutu dulu. Entah benar pekerjaannya yang dimaksud atau bukan, tetap jadi tanda tanya. Penerjemah itu meringis sambil berharap bisa menahan diri di jejaring sosial bila berposisi sama dengan editor tersebut.

Publicités