Bekerja di Luar Rumah

Sumber: personneltoday.com

Dulu, dengan naifnya saya mengkhayal bisa seperti di gambar atas ini. Atau ini:

 

Sumber: marksdailyapple.com

Kemudian kami mencobanya beberapa kali.

Ternyata pembawaan saya yang pencemas malah kambuh. Stres waktu hujan lebat karena bawa tas berlaptop, ingat guncangan yang memakan korban harddisk dengan biaya tidak sedikit, jadi tidak tenang nongkrong di mana saja karena khawatir laptop/netbook itu hilang. Apakah suasananya menyenangkan? Ya, untuk dinikmati sepenuhnya dengan mata, sambil ngelamun, atau ngobrol, atau kalaupun terpaksa kerja ya dengan coret-coret kertas (ini juga hanya berlaku satu-dua hari, selebihnya malas).

Sudahlah, saya menyerah. Menaruh meja di teras ala ayah di buku Adikku yang Nakal pun berbuah masuk angin. Yang penting sudah mencoba, jadi nggak penasaran. Rasanya repot harus bawa-bawa kabel dan cari colokan.

Baiklah, kerja di tempat tenang seperti di rumah memang asyik. Tapi sebenarnya kalau lagi konsentrasi dan berpikir keras, pemandangan indah sekitar jadi « sia-sia ». Jarang dilirik. Kalau kondisi sekitar berisiknya tak terhindarkan, ya saya yang harus usaha. Paling tidak, jangan diajak ngobrol pasti bisa tetap kerja. Atau saya saja deh yang cuekin siapa pun yang ngajak ngobrol itu.

Ada yang bilang, mungkin karena bawa laptop itu lebih berat lalu menganjurkan beli tablet. Ohoho, tidak, tidak, tidak, Rodolfo.

Publicités

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s