20 Film Tentang Merawat Keluarga dan Kerabat yang Sakit

Sumber: flixster

Istilah luar negerinya, caregiving. Ini termasuk tema favorit saya ketika menonton, walau kadang ada efek sampingnya secara psikologis. Urutan tidak menunjukkan skor.

1. You’re Not You. Hilary Swank seperti biasa tampil cemerlang. Saya terpukau oleh aktingnya, terutama sewaktu sakit ALS-nya makin parah. Dari film ini, saya belajar mengajak tertawa pasien dan bersahabat dengannya. Juga dampak sakit berkepanjangan pada keharmonisan rumah tangga.

2. A Beautiful Mind. Saya pernah melihat dari dekat pasien skizofrenia dengan gejala-gejala yang sangat mirip. Prosesnya menahun. Saya tidak yakin bisa sesabar istri di film ini, walau ada saat-saat dia « runtuh » juga.

3. 50/50. Sungguh menarik karena pasien mendapat fasilitas konseling kejiwaan juga.

4. Amour. Film Prancis yang muram tapi realistis. Sangat mungkin ada pasangan seperti ini, tidak tahan melihat teman hidupnya menderita.

5. The Rainmaker. Memang sisi sakitnya minim, namun konflik hukumnya sangat terkait. Ayah yang lebih sering di luar rumah bukan berarti tidak sedih dan tidak mencintai anaknya yang sakit berat. Saya ikut sedih (pake banget) sewaktu sang anak keburu meninggal sebelum klaim asuransinya tuntas. Pelajaran yang sangat saya resapi.

6. Please Give. Ucapan sang nenek tentang cucunya terus terngiang, « Kakakmu tidak pernah mempertanyakan permintaanku. Dia langsung menurut saja. »

7. 21 Grams. Memang versi thriller, dan lebih menyoroti pasien serta dampak-dampak hidupnya setelah mendapat donor jantung.

8. Now is Good. Dalam perbukuan, ini disebut sick-lit. Boleh juga upayanya untuk mengenalkan sisi lain kehidupan remaja yang bisa tiba-tiba terhenti.

9. Between Strangers. Seorang lelaki yang duduk di kursi roda pun bisa sangat menekan.

10. Restless. Salah satu film remaja yang saya rekomendasikan.

11. Love and Other Drugs. Bungkusan komedi romantis menjadikannya sangat beda. Mungkin supaya penderita Parkinson pun sadar masih punya kesempatan bergembira.

12. The Vow. Anggap saja amnesia itu golongan sakit, meski psikisnya lebih kental. Jalan keluar di film ini lumayan menarik.

13. My Sister’s Keeper. Pesan moralnya sangat dalam. Sewaktu sang pasien sudah siap pergi, hidup bisa berjalan kembali. Sesungguhnya yang terpenting adalah keikhlasan.

14. The Big White. Akting Holly Hunter keren banget. Robin Williams sih sudah tak perlu diragukan.

15. The Bucket List. Satir yang menyegarkan. Kadang harus menanti saat-saat terakhir untuk menyelesaikan ganjalan lama.

16. Just Like Heaven. Nyaris frustrasi, tapi Marc Levy memang pandai mengaduk emosi:)

17. Sweet November. Ulah pasien memang sering aneh-aneh.

18. A Moment to Remember. Berkali-kali nonton, film Korea satu ini masih jagonya. Adegan favorit: ketika suami tidak mau istrinya dibawa pulang mertua, berkeras akan merawatnya sendiri, lalu si istri ngompol dan suaminya membersihkan dengan baju.

19. Extraordinary Measures. Salah satu film terbagus Harrison Ford. Belakangan baru tahu ada bukunya.

20. Rain Man. Dustin Hoffman sukses menumbuhkan simpati. Cerita film ini optimistis.

 

 

Publicités

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s