Opname Monitor dan Kesibukan

Pagi ini saya baru ingat, monitor dan CPU sudah setahun tiga bulanan opname di rumah teknisi.

Teknisinya masih tetangga kami, atas pilihan Mase (suami). Bukan tidak percaya pada nonkenalan, supaya lebih mudah dan nyaman saja berkomunikasinya. Terakhir dengar, kerusakan kedua benda itu lumayan parah namun Pak Teknisi belum sempat mencari suku cadang ke pusat perkomputeran yang jauh dari sini. Alias di kota.

Mase bilang, nggak perlu mendesak. Toh kami belum punya uang untuk menebusnya memerlukannya. Belum punya waktu juga untuk meng-install ulang ini-itu (tapi kok sempat online ya?:p) Mase lebih suka bercakap-cakap atau menanyakan bila lewat depan rumah Pak Teknisi dan beliaunya sedang di depan rumah, mungkin bersiap kerja karena ngantor juga.

Itu sudah jadi kebiasaan di RW kami. Jaraaang sekali sampai ngetok pintu, pupuntenan, atau kulonuwun kalau bukan karena sangat kepepet. Biasanya disamperin bila pintu depan terbuka, semacam sinyal bahwa empunya rumah ada di rumah dan diasumsikan bisa « terima tamu ». Kalau tutup pintu, berarti tidak bisa diganggu. Lain dengan perumahan yang pernah kami diami sebelum ini, Pak RT tidak membagi-bagi lembaran informasi berisi nomor ponsel warga agar « saling mengetahui ». Tetangga sebelah saya saja tahu nomor saya dari bungkusan paket yang pernah dititipkan kurir.

Kedengarannya kuno, tapi menyamankan. Maksudnya agar interaksi dunia nyata tetap lebih sering.

Publicités

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s